in

Memahami Siklus Suku Bunga Dalam Investasi Giro

investasi giro

Giro, hampir semua orang saat ini mengenal  dengan giro. Giro merupakan istilah dalam perbankan yang artinya nasabah memberikan surat perintah kepada bank sebagai penyimpan dana untuk pindah bukukan dana dia yang ada ke rekening yang disebutkan dalan surta tersebut. Giro juga bisa dijadikan sebagi alat pembayaran giral yang disebut kliring untuk pembayaran nasional. Giro bisa juga disebut sebagai sarana pemindahbukuan dana antar rekening. Dalam investasi giro terdapat masa jatuh tempo sehingga giro tidak dapat diuangkan sesuai nominal yang tertera jika belum mencapai tanggal  jatuh temponya.

Yang dimaksud dengan rekening giro adalah rekening yang mempunyai fasilitas pembayaran dengan giro bilyet, sehingga bila Anda melakukan investasi atau transaksi dengan pihak lain, Anda bisa membayarnya dengan giro bilyet. Bila Anda membayar dengan giro, maka mitra bisnis Anda tidak dapat langsung menguangkan giro tersebut melainkan harus dimasukkan dulu ke rekeningnya dan dana akan cair di dalam rekeningnya.

baca juga  Syarat Mendirikan PT Mudah dan Praktis bersama Jasa Pendirian PT
investasi giro
investasi giro

 Perhitungan suku bunga dalam investasi giro

 Pada umumnya rekening giro tidak memberikan bunga atau memberikan bunga yang sangat kecil dan biasanya disebut dengan “jasa giro”. Maksimal jasa giro biasanya hanya sebesar 1 hingga 2 persen saja dari jumlah saldo terendah yang telah ditentukan nilai minimalnya dalam jangka waktu satu bulan. Untuk terjun dalam investasi giro Anda harus menyerahkan setoran awal yang jumlahnya bervariasi tergantung pada bank-nya, setoran awal paling kecil adalah 250 ribu rupiah untuk rekening pribadi, dan 500 ribu rupiah untuk rekening perusahaan. Jika memiliki rekening giro ini maka Anda akan mendapatkan laporan tertulis setiap bulannya yang berisi arus keluar masuk dana dalam rekening Anda berikut keperluannya.

Pengertian investasi dan suku bunga

 Yang dimaksud dengan investasi adalah penanaman modal oleh investor dengan maksud agar dana tersebut diputar dalam usaha yang mendatangkan keuntungan. Bisa juga dikatakan bahwa investasi adalah usaha untuk mendapatkan keuntungan yang lebih besar dari modal awal di masa mendatang dengan menyisihkan dana di masa kini. sedangkan suku bunga bisa kita terjemahkan secara awam yaitu dana yang harus dibayar oleh kreditor jika meminjam dana untuk berbagai keperluan selama jangka waktu yang ditentukan. Suku bunga juga dibayarkan oleh bank kepada nasabah yang menyimpan dana pada bank yang bersangkutan. Penetapan suku bunga merupakan salah satu sasaran kebijakan moneter yang memberi pengaruh besar, karena suku bunga memegang peranan penting dalam kegiatan perekonomian.

baca juga  Waspadai Resiko Investasi Futures Forex

Suku bunga yang tinggi merupakan daya tarik bank untuk membuat masyarakat bersedia menyimpan dana miliknya dengan investasi giro. Dengan suku bunga yang tinggi masyarakat berharap untuk memperoleh keuntungan di masa mendatang. Sebaliknya bila suku bunga rendah, maka minat masyarakat untuk menabung pun akan berkurang karena keuntungan yang didapatkan dari bunga bank akan sedikit.

Peluang investasi giro

 Hal yang berlawanan berlaku pada investasi, karena semakin tinggi suku bunga, minat untuk melakukan penanaman modal pun semakin berkurang, sebaliknya semakin rendah tingkat suku bunga maka semakin banyak penanaman modal yang akan diadakan. Selain dipengaruhi oleh tinggi rendahnya suku bunga, investasi giro juga dipengaruhi oleh besar pendapatan masyarakat. Semakin tinggi tingkat pendapatan seseorang, maka minat untuk melakukan investasi demi melanggengkan kemakmurannya akan semakin tinggi.

baca juga  Pilih Investasi Emas atau Deposito, Lebih Untung yang Mana?

Jenis-jenis investasi yang telah akrab dalam keseharian kita adalah tabungan, deposito dan giro, saham, emas, properti, futures, dan lain sebagainya. Penanaman modal, termasuk investasi giro, memang menjanjikan keuntungan yang besar bagi investor, tetapi juga resiko kerugian yang harus ditanggung. Hal ini bisa terjadi karena berbagai macam penyebab, salah satunya adalah kondisi ketidakstabilan perekonomian.

 

 

Written by Andre Herlambang

Seorang pemerhati bisnis yang sangat mengidolakan bill gates, saat ini masih belajar merintis bisnis, baik bisnis online maupun bisnis offline. Sangat tertarik dengan trading saham, dan Selalu membaca berita seputar Bursa Efek Indonesia setiap pagi...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bisnis Waralaba

7 Tips Sebelum Terjun Ke Bisnis Waralaba

menyalurkan bakat menjadi bisnis

Kisah Inspiratif Menyalurkan Bakat Menjadi Bisnis Skala Dunia