Forex

Bagaimana Grafik Range Bars Bisa Menguntungkan Aktifitas Trading

Bagi Anda yang gemar mengikuti perkembangan harga dalam aktifitas trading mungkin sering berurusan dengan aktifitas rumit menentukan kisaran harga yang sesungguhnya, terutama di pasar yang bergejolak. Grafik Range Bars bisa membantu menemukan kisaran harga yang paling tepat dan terpercaya untuk diikuti di pasar forex. Range Bars diciptakan pada tahun 1995 oleh trader dan broker asal Brazil, Vincente M. Nicolellis, Jr, dan kini sangat ampuh untuk dicoba jika Anda mengincar perkiraan tepat dalam menentukan pergerakan harga.

Perbedaan Grafik Range Bars dan Grafik Batang Biasa

Range Bars merupakan grafik yang tidak berpatokan pada periode waktu atau unit lainnya, melainkan fokus ke perubahan harga yang terjadi di pasar. Berbeda dengan grafik biasa, setiap batang dalam grafik Range Bars dikelompokkan menurut kisaran harga.; karena itulah, dalam grafiknya, biasanya perbedaan ukurannya tidak besar dan nyaris identik. Selain itu, posisi pembukaan setiap Range Bar baru biasanya di lokasi yang identik dengan posisi penutupan di Range Bar sebelumnya. Titik penutupan pada grafik Range Bar juga selalu di posisi paling atas atau bawah grafik.

Manfaat penggunaan Range Bars adalah pengikisan informasi yang tidak berguna dan memusingkan. Dengan Range Bars, yang akan Anda lihat hanya angka-angka yang berfokus pada pergerakan harga jangka panjang, sehingga informasi yang muncul benar-benar hanya yang diperlukan. Berbeda dengan grafik lainnya, Range Bars hanya berfokus pada pergerakan kisaran harga, dan hitungan waktunya tidak mengikuti aturan yang kaku.

Ingin menggunakan grafik Range Bars sebagai ‘asisten’ trading? Carilah file penyedia Range Bars EA (bisa diperoleh di forum trading), lalu masukkan ke dalam advisor folder di MT4 Anda. Restart MT4, lalu gunakan tombol advisor untuk membuka grafik dengan periode 1 menit (kurs apa saja), lalu masukkan data EA sebelumnya ke dalam grafik. Modifikasi kisaran ukuran grafik batang, misalnya dengan memasang 3 pip. Contohnya adalah grafik di bawah, dimana yang digunakan adalah kisaran 2 pip dengan mata uang Euro-USD:

file ini kemudian bisa dimasukkan ke folder indikator MT4. Restart MT4 dan buka lagi grafik periode 1 menit dengan kurs favorit, telusuri file yang sudah dibuka sebelumnya, dan masukkan indikator ini ke dalam grafik.

Andre Herlambang

Seorang pemerhati bisnis yang sangat mengidolakan bill gates, saat ini masih belajar merintis bisnis, baik bisnis online maupun bisnis offline. Sangat tertarik dengan trading saham, dan Selalu membaca berita seputar Bursa Efek Indonesia setiap pagi...

Artikel Terkait Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button